Gangguan Lambung yang Perlu Diwaspadai

Kategori: Kesehatan - Dibaca: 776 kali

Dr. Robert Tedja Saputra, SpPD, KGEH dalam Seminar Awam di Hotel Sheraton Bandar Lampung  tanggal 15 Juli 2011 menyampaikan bahwa kebanyakan dari kita sudah pernah mengalami gangguan lambung seperti misalnya nyeri perut bagian atas, rasa penuh, rasa cepat kenyang juga disertai kembung, bersendawa, mual atau dada rasa terbakar. Gangguan lambung yang istilahnya medisnya tersebut adalah dispepsia umumnya  berhubungan dengan gastroesophageal reflux disease (GERD)  atau gastritis.

"Namun demikian bila dispepsia tersebut baru terjadi pada orang-orang dengan usia lebih dari 55 tahun atau adanya tanda - tanda bahaya tertentu maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut”.


"Tanda tanda bahaya yang harus diwaspadai bila gejalanya diikuti dengan sulit menelan, perdarahan saluran cerna (muntah berisi darah hitam), kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, perut membengkak, muntah yang menetap serta bila perut di raba ada benjolan,  juga bila nyerinya  berhubungan dengan aktivitas".

"Bila nyerinya berhubungan dengan aktivitas dan disertai mual dan keringat dingin maka ini kemungkinan karena adanya penyakit jantung koroner”.


"Pasien di atas 55 tahun atau dengan gejala bahaya diatas maka perlu diperiksa dengan endoskopi gastrointestinal untuk menyingkirkan kemungkinan tukak peptik, tukak karena obat, keganasan dan penyakit lainnya”.


"Pasien-pasien dibawah usia 55 tahun tanpa tanda bahaya tidak perlu endoskopi, namun perlu diperhatikan adanya infeksi Helicobacter pylori. Jika infeksi sudah pasti, eradikasi dengan obat-obatan dapat dilakukan”



[ Kembali ]



Komentar

Tulis Komentar »

 
Hardy :
 

Bagaimana pengobatan H. Pylori ?

Tulis Komentar

Nama
 
Email
 
Komentar
 

Security Code

 
 
 
Copy Right © 2011 infogp.org