Bagaimana Mencegah dan Menghadapi Serangan Jantung
Minggu, 17 Jul 2011 - 22:41:04 WIB
Kategori: Kesehatan
- Dibaca: 536 kali
Dr. Antonia Anna Lukito ,SpJP, FIHA dari Siloam Hospitals Lippo Village dalam acara seminar awam di kota Bandar Lampung tanggal 15 Juli 2011 memaparkan makalahnya yang berjudul "Bagaimana mencegah dan menghadapi Penyakit Jantung Koroner"
"Faktor Risiko Penyakit jantung Koroner adalah Usia, Kencing manis, Kolesterol, Riwayat Keluarga, Tekanan darah Tinggi, Kegemukan , Merokok dan lain - lain. Yang dimaksud riwayat keluarga di sini adalah bila ada orang tua kita menderita serangan jantung pada usia kurang dari 55 tahun".
"Adanya perubahan pola hidup kebanyakan manusia saat ini yang berubah menyebabkan kejadian Penyakit Jantung Koroner seringkali menyerang penderita usia muda".
dr antonia memberikan penekanan bahwa saat ini penderita Penyakit jantung Koroner adalah bukan hanya penderita yang memiliki gejala yang selama kita ketahui yaitu Nyeri dada, serangan jantung, gagal jantung, meninggal mendadak, dan lain - lain tetapi juga penderita tanpa gejala tetapi dengan Faktor Risiko.
Gejala – gejala serangan jantung : Rasa tertekan (ditimpa beban, sakit, terjepit, diperas, terbakar ) di dada dapat menjalar ke lengan kiri, ke leher, ke punggung, ada rasa tercekik atau sesak, bila serangannya ringan hanya berlangsung cuman 5 menit tetapi bila serangannya berat bisa sampai lebih dari 20 menit. Gejala lain berupa keringat dingin, lemas, berdebar, mual-muntah, bahkan bisa sampai pingsan
Namun demikian seringkali Gejala pertama Penyakit Jantung Koroner berupa Serangan Jantung atau Meninggal Mendadak dengan persentase 62 % terjadi pada laki– laki dan 45 % pada wanita
"Faktor Risiko Penyakit jantung Koroner adalah Usia, Kencing manis, Kolesterol, Riwayat Keluarga, Tekanan darah Tinggi, Kegemukan , Merokok dan lain - lain. Yang dimaksud riwayat keluarga di sini adalah bila ada orang tua kita menderita serangan jantung pada usia kurang dari 55 tahun".
"Adanya perubahan pola hidup kebanyakan manusia saat ini yang berubah menyebabkan kejadian Penyakit Jantung Koroner seringkali menyerang penderita usia muda".
dr antonia memberikan penekanan bahwa saat ini penderita Penyakit jantung Koroner adalah bukan hanya penderita yang memiliki gejala yang selama kita ketahui yaitu Nyeri dada, serangan jantung, gagal jantung, meninggal mendadak, dan lain - lain tetapi juga penderita tanpa gejala tetapi dengan Faktor Risiko.
Gejala – gejala serangan jantung : Rasa tertekan (ditimpa beban, sakit, terjepit, diperas, terbakar ) di dada dapat menjalar ke lengan kiri, ke leher, ke punggung, ada rasa tercekik atau sesak, bila serangannya ringan hanya berlangsung cuman 5 menit tetapi bila serangannya berat bisa sampai lebih dari 20 menit. Gejala lain berupa keringat dingin, lemas, berdebar, mual-muntah, bahkan bisa sampai pingsan
Namun demikian seringkali Gejala pertama Penyakit Jantung Koroner berupa Serangan Jantung atau Meninggal Mendadak dengan persentase 62 % terjadi pada laki– laki dan 45 % pada wanita
Deteksi dini Penyakit Jantung Koroner : EKG, Treadmill test, Dual Source CT Scan. Dengan Dual Source CT Scan ini merupakan teknologi yang sekarang banyak digunakan untuk mengidentifikasi plak kalsifikasi maupun non-kalsifikasi atau untuk menyingkirkan kemungkinan penyempitan koroner karena proses aterosklerosis
Kateterisasi merupakan Golden Standar dalam menangani Penyakit Jantung Koroner karena berguna untuk identifikasi lokasi dan persentase penyempitan koroner secara tepat
Bagaimana Mencegah Penyakit jantung Koroner : Olah raga teratur dan tidak dirapel, Stop Merokok, Hindari Kegemukan, Periksa tekanan darah secara berkala, Kontrol gula darah, Periksa kadar kolesterol secara berkala
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
[ Kembali ]